Penguatan SPBE di Pesawaran Ditargetkan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Digital

Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi. Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Capaian SPBE Tahun 2024 dan Perencanaan SPBE Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Teluk Ratai, Selasa (21/1/2025).

Rapat ini dipimpin Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfotiksan) sebagai leading sector dan dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Pesawaran Marzuki, Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa, Kepala DPMPTSP Fanny Setiawan, serta perwakilan perangkat daerah terkait.

Asisten Ekobang Marzuki menegaskan bahwa penerapan SPBE menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mengapresiasi peningkatan indeks SPBE Kabupaten Pesawaran yang menunjukkan kemajuan transformasi digital pemerintahan.

“Peningkatan nilai SPBE ini menunjukkan pelayanan publik kita semakin baik. Harapannya, masyarakat merasakan langsung kemudahan akses layanan melalui sistem digital,” ujar Marzuki.

Kabupaten Pesawaran sebelumnya meraih predikat Baik dengan indeks SPBE sebesar 3,49 berdasarkan hasil Evaluasi SPBE 2024 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 2,91, sekaligus menempatkan Pesawaran masuk tiga besar kabupaten dengan capaian SPBE tertinggi di Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa menjelaskan bahwa perencanaan SPBE tahun 2025 akan difokuskan pada penguatan layanan digital, termasuk peningkatan layanan kinerja pegawai, manajemen risiko, serta integrasi sistem layanan antar perangkat daerah.

“Ke depan, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses layanan perizinan, administrasi kependudukan, arsip, hingga layanan informasi publik melalui platform digital yang terintegrasi,” kata Jayadi.

Selain itu, Pemkab Pesawaran juga akan memperkuat tata kelola SPBE melalui evaluasi arsitektur sistem, integrasi perencanaan dan penganggaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta pengaktifan forum komunikasi SPBE lintas perangkat daerah untuk memastikan layanan digital berjalan selaras.

Melalui penguatan SPBE, Pemkab Pesawaran menargetkan terwujudnya pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan, sekaligus mendorong reformasi birokrasi digital yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *